Bismillah
Setelah beberapa hari bingung mau ngapain, akhirnya diputuskn juga. ana mau curhat sama temen maya ana ini. bukan curhat sih. terkesan kayak orang galau aja kalo curhat.
emang ana baru di bingungkan untuk beberapa hal yang menurutku sangat memberatkan. Allah, ana takut, ana sedih apa yang harus ana lakukan. ana pingin nangis. tapi ana nggak punya pundak untuk bersandar, dan bukan waktu yang tepat untuk bersujud. Allah, ana sedang bimbang. entahlah, ana harus apa.
Awal masuk kuliah, ana begitu yakin organisasi apa saja yang ingin ana ikuti, mulai dari BEM, HMJ (mungkin itu lebih ke wajib sih) dan SKI. ya, ana memang ingin meneruskan jalan dakwah ana dulu di SMA. ana rindu masa-masa itu. masa dimana ana merasakan keluarga yang memang benar-benar bisa mengayomi ana. pada akhirnya pun ana mendaftar ke oragnisasi-organisasi tersebut. pada awalnya, ana begitu bersemangat mengikuti semua kegiatan. tapi pada akhirnya, ana sendiri yang tidak bisa mengatur waktu karena banyaknya kegiatan yang ana lakukan. terlebih lagi, ke-kepo-an dari kakak-kakak ski yang membuat ana tidak nyaman. mereka ingin sekali tau semua kegiatan ana, tau semua jadwal ana, tau semua teman ana. ana tau, hal itu untuk kontrol ana. tapi ana ini juga manusia yang membutuhkan privasi. ana juga membutuhkan waktu untuk kesenangan ana sendiri, hobi-hobi ana yang ana tinggalkan, dan semua hal yang ana suka. ana sedih, ana merasa dunia ana dibatasi. ana tidak tau lagi harus bagaimana. puncaknya adalah saat acara LK dari SKI. ana (dipaksa) ikut LK. ana dihubungi oleh kadep ana, dan ana berusaha untuk membagi waktu dan agenda yang berdekatan dengan acara LK itu. tapi ana tidak ada keinginan dan minat untuk mengikuti LK itu. ana hanya ingin menjadi diri ana sendiri yang menjalani semua hal yang ana suka dengan kemauan dan niat ana. tapi ini, ana dituntut untuk ikut, ana dituntut untuk bertanggung jawab. tapi ana tidak berminat. ana jengakel, ana sedih, ana, ana tidak tau lagi apa yang harus ana lakukan. oke, ana putuskan untuk menjalani apa yang ana suka, apa yang ana inginkan. ana tidak ingin lagi menutupi semua. ana ingin melepas semua topeng yang ana punya. ana hanya ingin jadi diri ana. just be my self. udah, cuma itu, nggak lebih. dan pada akhirnya, ana putuskan untuk keluar dari SKI dan semua hal yang mengekangnya. Allah, lindungi diri ana walaupun tanpa ana harus mengikuti mereka. Allah, ana sayang Allah. ana hanya ingin Allah juga sayang ana. Allah, lindungi ana. jangan biarkan ana tertiup bersama angin yang tak berarah. Allah, ana sayang Allah.
Setelah beberapa hari bingung mau ngapain, akhirnya diputuskn juga. ana mau curhat sama temen maya ana ini. bukan curhat sih. terkesan kayak orang galau aja kalo curhat.
emang ana baru di bingungkan untuk beberapa hal yang menurutku sangat memberatkan. Allah, ana takut, ana sedih apa yang harus ana lakukan. ana pingin nangis. tapi ana nggak punya pundak untuk bersandar, dan bukan waktu yang tepat untuk bersujud. Allah, ana sedang bimbang. entahlah, ana harus apa.
Awal masuk kuliah, ana begitu yakin organisasi apa saja yang ingin ana ikuti, mulai dari BEM, HMJ (mungkin itu lebih ke wajib sih) dan SKI. ya, ana memang ingin meneruskan jalan dakwah ana dulu di SMA. ana rindu masa-masa itu. masa dimana ana merasakan keluarga yang memang benar-benar bisa mengayomi ana. pada akhirnya pun ana mendaftar ke oragnisasi-organisasi tersebut. pada awalnya, ana begitu bersemangat mengikuti semua kegiatan. tapi pada akhirnya, ana sendiri yang tidak bisa mengatur waktu karena banyaknya kegiatan yang ana lakukan. terlebih lagi, ke-kepo-an dari kakak-kakak ski yang membuat ana tidak nyaman. mereka ingin sekali tau semua kegiatan ana, tau semua jadwal ana, tau semua teman ana. ana tau, hal itu untuk kontrol ana. tapi ana ini juga manusia yang membutuhkan privasi. ana juga membutuhkan waktu untuk kesenangan ana sendiri, hobi-hobi ana yang ana tinggalkan, dan semua hal yang ana suka. ana sedih, ana merasa dunia ana dibatasi. ana tidak tau lagi harus bagaimana. puncaknya adalah saat acara LK dari SKI. ana (dipaksa) ikut LK. ana dihubungi oleh kadep ana, dan ana berusaha untuk membagi waktu dan agenda yang berdekatan dengan acara LK itu. tapi ana tidak ada keinginan dan minat untuk mengikuti LK itu. ana hanya ingin menjadi diri ana sendiri yang menjalani semua hal yang ana suka dengan kemauan dan niat ana. tapi ini, ana dituntut untuk ikut, ana dituntut untuk bertanggung jawab. tapi ana tidak berminat. ana jengakel, ana sedih, ana, ana tidak tau lagi apa yang harus ana lakukan. oke, ana putuskan untuk menjalani apa yang ana suka, apa yang ana inginkan. ana tidak ingin lagi menutupi semua. ana ingin melepas semua topeng yang ana punya. ana hanya ingin jadi diri ana. just be my self. udah, cuma itu, nggak lebih. dan pada akhirnya, ana putuskan untuk keluar dari SKI dan semua hal yang mengekangnya. Allah, lindungi diri ana walaupun tanpa ana harus mengikuti mereka. Allah, ana sayang Allah. ana hanya ingin Allah juga sayang ana. Allah, lindungi ana. jangan biarkan ana tertiup bersama angin yang tak berarah. Allah, ana sayang Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar